#HUJAN
Hujan gerimis turun perlahan, membuat jalan raya basah dan cahaya lampu jalan berkilauan. Di tengah-tengah keramaian kota, ada seorang wanita muda bernama Alia yang berjalan sendirian dengan basah kuyup. Dia adalah seorang arsitek yang memiliki kehidupan yang sibuk dan teratur. Saat Alia melintasi jalan yang licin, seorang pria muda bernama Rafi dengan cepat menghampirinya. Rafi menawarkan payungnya, senyuman lembutnya menyapu hati Alia. Mereka berdua kemudian berbagi payung, dan dalam perbincangan yang ringan, Alia dan Rafi mulai merasakan kehangatan yang tidak terduga di tengah hujan yang sejuk. Rafi: (dengan senyuman ramah) Permisi, namamu Alia, bukan? Alia: (terkejut) Ya, benar. Bagaimana kamu tahu? Rafi: (sambil menunjuk ke arah langit) Kau tahu, hujan ini cukup nakal. Payungku ganda, dan sepertinya kita bisa berbagi. Alia: (tertawa) Terima kasih, tapi aku tidak mau merepotkanmu. Rafi: (bersikeras) Tidak merepotkan sama sekali. Lagipula, dua kepala di bawah sat...